Minggu, 01 Januari 2017

Masa lalu tahun 1998

KEJADIAN TAHUN 1998 yang masih aku ingat :

- Usiaku kurang lebih 4 tahun , aku sudah mulai bisa berjalan , saat itu aku masih ingat peristiwa ketika ibuku melahirkan adek ku rika , terlihat ibu sedang di bawa ke kamar dan dia terlihat sangat lemas.

- Kata mbok setu saat krayan ( upacara adat kelahiran anak ) semua orang yang hadir di rumahku saya usir semua karena kenalakanku

- aku masih ingat dulu waktu kecil , rumahku masih kayu di depan ada semacam tirai bambu , dulu waktu aku kecil sering BAB di depan situ , disana juga terdapat kursi panjang yang biasanya di buat untuk duduk saat jagong bersama , di depan ada bandulan yang terbuat dari ban bekas , kata orang tua dulu di depan rumahku terdapat pohon jambu biji yang sangat besar , jadi suasananya sangat sejuk , namun sayang skerang sudah mati dan menghilang . aku masih ingat dulu rumah masih belum pake tekel , kamarku ada di sebelah pojok kiri berbanjar , aku tidur bersama ayah dan ibu , rumahnya cukup luas , dan lawangnya terbuat dari jati , sampai skrg gak tau hilang kemana , di atas genteng ada bendera merah putihnya , di depan toko de mandek masih ada kera yang masih berkeliaran , namanya temon namun sekarang sudah mati entah kemana.

- posisi rumah mbok setu ada di sebelah kanan rumahku tersekat oleh beberapa papan kayu , disana ada pawon ( dapur yang lumayan besar ) , di dalam kamar mbak sote terdapat bale yang terbuat dari seng besi , namun sekrang sudah hilang , dulu mbok setu sering memakai mikromah , dan sering buat mainan aku , aku masih ingat ketika aku mendapatkan permen yang sangat banyak .

- dulu hanya ada tv hitam putih , aku masih ingat ketika de mandek punya TV , ayahku yang selalu menontonya dari jendela . tempat wudlu terdapat di sebelah kanan , biasanya waktu kecil dulu , aku BAB di ambal pawon , dan ibuku yang mengeruk kotoranya memakai abu vulkanik , saat ibu pergi membuang kotoranya aku harus mengikutinya dari belakang .

- dulu saat aku sakit ibu memeriksakan aku ke press memakai boncengan depan

Peristiwa




Tidak ada komentar:

Posting Komentar